Artikel Terbaru

Spesifikasi Pesawat Kepresidenan RI Seharga Rp 847 Milyar

Sunday, April 20, 2014

http://asalasah.blogspot.com/
Asalasah ~ Sejak tiba di Base Operations (Base Ops) Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sosok pesawat Kepresidenan RI jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) membuat takjub para tamu undangan acara serah terima yang langsung dihadiri dari pihak Boeing. Sebab sejak 69 tahun merdeka, ini merupakan kali pertama Indonesia punya pesawat kepresidenan RI.

Pesawat Boeing 737-800 untuk presiden RI ini diproduksi Boeing Company sejak 2011. Pesawat itu memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter. Pesawat canggih ini dipasangi dengan 2 engine CFM 56-7.

Pesawat BBJ2 dirancang untuk memuat 4 VVIP class meeting room, 2 VVIP class state room, 12 executive area, dan 44 staff area. Interior pesawat dirancang untuk dapat mengakomodasi hingga 67 orang penumpang. Jumlah itu disebut cukup untuk sebuah rombongan presiden.

BBJ2 mampu terbang dengan ketinggian maksimal 41.000 feet, mampu terbang selama 10 jam, memiliki kecepatan jelajah maksimum 0,785 mach dan kecepatan maksimum 0,85 mach. Pesawat juga dilengkapi dengan perangkat keamanan dan tangki bahan bakar telah ditambah untuk daya jangkau sampai dengan 10.000 kilometer.

Dengan kemampuan itu, pesawat ini lebih dari cukup untuk menjangkau seluruh pelosok Tanah Air dan tugas kepresidenan di negara sahabat. Pesawat seri 737-800 ini juga merupakan jenis yang sama yang digunakan maskapai penerbangan pelat merah, Garuda Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan, pesawat kepresidenan ini memang dirancang untuk dapat memenuhi persyaratan demi menunjang pelaksanaan tugas kenegaraan presiden RI.

"Setelah melalui proses 4 tahun, pagi ini kita menyaksikan bersama pesawat kepresidenan khusus didesain untuk jalankan tugas pemerintahan dan kenegaraan dari presiden RI," ujar Sudi, di Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Sudi mengapresiasi pihak Boeing yang sudah merealisasikan desain sesuai dengan yang diinginkan Indonesia. Proses fabrikasi dan modifikasi pesawat tersebut memakan waktu 5 tahun.

Dia melanjutkan, serah terima pesawat yang dilaksanakan hari ini merupakan peristiwa penting untuk Indonesia. Sudi menyerahkan pesawat kepresidenan itu kepada pihak TNI Angkatan Udara dan Garuda Indonesia untuk bersama-sama merawat dan memelihara pesawat tersebut.

Sumber: http://www.lintas.me/go/nasional.kompas.com/begini-detail-kemampuan-pesawat-presiden-ri

Cewek Yang Pakainnya Jilboobs, Sadarlah, Semoga Berubah

Sunday, April 20, 2014

http://asalasah.blogspot.com/
Asalasah ~ sejarah membuktikan bahwa lelaki (adam) tidak terbujuk rayuan iblis untuk memakan buah khuldi, justru wanita-lah (hawa) yang tergoda oleh iblis tersebut. selanjutnya hawa menghasut adam, dan tadaaa.. jadilah kita disini.
Quote:mungkin kalian ingin ngomong, "apa maksud lu nulis ini? jangan pukul rata gitu dong. hawa sama gue (wanita) itu beda. gue adalah gue, dia ya dia. main nyalahin seenaknya gitu. ah gua cipok juga lu."
maaf, sebelumnya maaf. biarkan saya menjelaskan tujuannya. mari kita sekarang bicara masalah realita. cukup baca, lalu berkaca, selanjutnya renungkan. siap?

pertama kita bahas masalah pelecehan pada perempuan. ane tanya, tapi lu jawab dengan hati dan pikiran yang sehat kalian semua. dalam kasus pelecehan sosial, disana siapa yang salah? ayo jawab.
ane yakin kita semua pasti saling menyalahkan. cewek lempar ke cowok, sebaliknya juga begitu.

Quote:cewek mungkin bilang, "itu sih cowoknya aja yang nafsunya kek kucing AKA kagak bisa ditahan. gak bisa lihat ikan seger dikit, disikat dah. dan juga misalkan kalo lu ngelihat emas ditokonya, apa lu kepikiran buat ngerampok juga?"

garis besar yang ane tangkep dari jawaban para sista, intinya kalian sadar kalo kami itu ibaratkan "kucing" dan kalian itu "ikan". pertanyaannya, kalo kalian sudah sadar, kenapa kalian malah menyodorkan diri ke "kucing" tersebut.

Quote:(cewek bilang), "menyodorkan gimana nih maksudnya"

jawabannya kagak usah muluk-muluk. sekarang silahkan kalian flashback, jika kalian sedang keluar, mau itu ke kampus, kerja, maen, pacaran, atau apalah, penampilan kalian gimana. jika kalian berpenampilan sopan, setidaknya itu mengurangi resiko buat dilecehkan. walaupun itu memang tidak mengilangkan kemungkinan secara 100%. jika sebaliknya, ya tanggung resikonya sendiri. udahnya jangan pake nangis-nangis segala dah.

Quote:cewek bilang, "gue sopan koq. pake jeans, t-shirt, ya pokoknya masih terhitung wajarlah. bahkan gue juga kadang pake jilbab"

wajar kata siapa? kata lu? ah gua tampol juga dah.
fashion sekarang itu kategori wajarnya udah kagak karuan. pake jeans, tapi nyacing amat. paha ampe nyeplak, bahkan (maaf) kemaluan ente pun ampe kelihatan bentuk segitiganya.
t-shirt juga bahannya udah kek yang kekurangan, tipis pula. kagak sadar kalo lu punya dua tonjolan tuh didepan? terus apa lu kagak sesek nafas?


dan masalah jilbab, gua tanya dulu deh lu itu pake jilbab apa JILBOOBS? lu kagak tau jilboobs itu apa? tanya ke mbah gole. bahkan komunitasnya-pun ada tuh. seudah lu tau perbedaannya, baru lu jawab pertanyaan gue masalah lu pake yang mana.

jadi dengan penampilan kalian yang seperti itu, apa tidak memancing kaum pria untuk melecehkan anda?

Quote:tak ada ruginya kita berpenampilan sopan dan sesuai dengan norma agama & masyarakat. paling ruginya dikatain norak. tapi positifnya kalian lebih aman dan lebih dihargai oleh kami, para pria yang mendambakan wanita yang baik-baik.

Quote:segitu aja dulu, ane mau lanjut kerja. di kejar deadline nih. maaf bila ada salah-salah kata. ambil yang baiknya, yang buruknya, buang ke tong sampah terdekat.

kalo kata agan yang satu ini mah : Quote:Original Posted By kniteds
wkwkwkwk
kita, sebagai cowo, emang kucing. kita suka ikan, tp kita tetep gak suka aer. makanya kita cuma makan ikan yg suka mondar-mandir di pinggir kolam aja, yg suka menggoda kita buat nyebur ke aer

jawaban bijaknya adalah : Quote:Original Posted By and96
emang banyak benernya siihh
Emang seluruh bagian tubuh (kec tlapak tangan dan wajah) wanita itu aurot yg harus di jaga dengan baek baek, bahkan suara wanita juga termasuk aurot So. Buat sista semua ane harap semua pada tau konsekuen dari apa yg kalian kenakan

kata sista yang sudah sadar Quote:Original Posted By nisajester
ane cewe yg setuju banget sama trit nya TS
cmon girls, Allah itu ciptakan wanita dengan harga mahal, jng sampai kalian bikin kita terlihat murah dng pakaian dan perilaku yg tidak sesuai syariat agama ataupun norma kesopanan

Quote:banyak juga sista yang malah maki-maki ane. lihat aja di komengan. mungkin mereka-lah oknum para jilboobs'ers.

Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/5345697f17cb17e75f8b4569/ada-quotikanquot-gan-cowok-pasti-ngerti-cewek-ane-tunggu-responnya/

Graphene, Material Yang 20 kali lebih kuat dari berlian, 200 kali dari Baja

Sunday, April 20, 2014

http://asalasah.blogspot.com/
Asalasah ~ Sudah jadi pengetahuan umum, berlian dan grafit -- seperti yang dipakai untuk isi pensil-- berbahan dasar sama: karbon. Reaksi yang membentuk mereka menjadi penentu perbedaan dan nilai keduanya.

Berlian terbentuk di kedalaman 150 kilometer, dengan tekanan sekitar 5 giga pascal  dengan temperatur sekitarnya 1.200 derajat Celcius. Membuatnya menjadi benda yang superkeras. Bahkan diamond -- Bahasa Inggris berlian -- berasal dari Bahasa Yunani adamas yang berarti "tak bisa dihancurkan". Sementara, grafit adalah jenis karbon yang mudah terbakar dan mudah hancur ketika terkena tekanan. Tapi, jangan pernah remehkan isi pensil itu!

Mungkin tak seorang pun pernah mengira, bahan isi pensil menjadi pemicu sebuah revolusi. Namun, dengan mengupas dan mengisolasi grafit isi pensil menjadi lapisan atom tebal menggunakan pita perekat (selotip) biasa. Dua ilmuwan kelahiran Rusia, Andre Geim dan Konstantin Novoselov, meraih Hadiah Nobel pada tahun 2010.

Mengarahkan mereka pada penemuan sebuah 'material ajaib', yang ditakdirkan mengubah hidup manusia di Abad ke-21: graphene atau grafena. Grafena adalah serat karbon yang hanya disusun dari satu lapis atom karbon yang tersusun dalam kisi sarang lebah.

Saat ini, sebuah laboratorium riset di Korea Selatan mungkin telah membuat lompatan dari teori ke praktis, dengan mengembangkan cara untuk mensintetiskan grafena, yang berpotensi untuk digunakan pada skala komersial.

Substansi, "kisi atom yang sempurna" memiliki kemampuan menarik, yang membuatnya berpotensi digunakan dalam berbagai industri dan untuk nyaris semua tujuan.

Graphene atau grafena  punya kekuatan super, 20 kali lebih kuat dari berlian, 200 kali lebih kuat dari baja, namun 6 kali lebih ringan. Ia juga bersifat sangat konduktif -- baik untuk menghantarkan listrik dan panas.

Jika itu belum cukup mengagumkan, graphene nyaris transparan, kedap terhadap gas, dan memiliki sifat -- yang menurut para ilmuwan -- mudah diubah.

Grafena merupakan salah satu bentuk alotrop karbon, dasar dari semua kehidupan di Bumi. Alotrop karbon yang lebih dikenal termasuk berlian dan grafit. Yang membuat grafena unik adalah ketipisannya -- mempunyai ketebalan hanya satu atom saja, yaitu karbon yang disusun menyamping pada kisi yang menyerupai sarang lebah dan diperkirakan sebagai bahan semikonduktor tertipis di dunia.

Fleksibilitasnya membuat grafena bisa digunakan untuk membuat sebuah perangkat yang fleksibel atau bisa dipakai.

"Grafena memiliki banyak potensi, terutama dalam hal aplikasi industri untuk perangkat optik dan elektronik," kata Ping Sheng, seorang Profesor nanosains di Hong Kong University of Science and Technology, seperti yang kutip dari CNN, Kamis (10/4/2014).

Satu-satunya hambatan adalah kuantitasnya. Seandainya grafena bisa diproduksi dalam skala besar. "Jika bisa demikian, itu akan menjadi sebuah terobosan besar."

Selain ketipisan yang luar biasa, keunggulan lainnya adalah beratnya yang ringan. Grafena bisa digunakan untuk membuat komponen ultra-ringan untuk -- misalnya-- industri penerbangan, yang secara dramatis mengurangi berat pesawat -- dan dengan demikian secara signifikan meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan kekuatannya. Luar biasa!

Grafena bahkan disebut-sebut sebagai masa depan kondom. Bill and Melinda Gates Foundation tahun lalu memberikan hibah U$ 100.000 untuk mendanai pengembangan alat kontrasepsi berbahan grafena.

Tantangan
Salah satu tantangan penting produksi grafena adalah cara material itu dikembangkan. Material itu masih harus diisolasi  menggunakan teknik  Scotch Tape, diisolasi dari grafit -- yang digunakan dalam batang pensil dengan teknik yang rumit dan kompleks menggunakan selotip.

Juga konduktivitasnya yang tidak dapat diubah, yang berarti bahwa sebagai semikonduktor, grafena tak berguna, meskipun peneliti bereksperimen dengan substansi untuk mencari cara mengatasi masalah ini. Salah satu solusi yang mungkin dilakukan adalah dengan menggunakan proses kimia.

Jika kekurangan ini bisa diatasi, grafena bisa digunakan dalam berbagai perangkat sebagai pengganti  transistor silikon supercepat, yang sudah mencapai kapasitas maksimal mereka. Grafena punya kemampuan seratus kali mobilitas elektron silikon.

Keterbatasan lain datang dalam bentuk produksi: saat ini hanya dapat disintesis dalam bentuk kristal kecil. Meskipun ini cukup bagi para peneliti untuk menguji sifat-sifat dan memahami manfaatnya, belumlah cukup memproduksinya untuk penggunaan komersial secara massal.

Hingga kini, pendanaan publik dan sektor swasta secara aktif mengeksplorasi substansi tersebut. Uni Eropa menggelontorkan US$ 1,3 miliar dalam bentuk dana penelitian yang berpotensi mengubahnya agar bisa digunakan dalam berbagai sektor, termasuk elektronik, energi, kesehatan, dan konstruksi. Dana tersebut untuk digunakan pada tahun 2013 hingga 2023.

Kemudian, Samsung Advanced Institute of Technology pekan lalu mengumumkan telah  mengembangkan "metode sintesis terobosan" dalam produksi grafena, dan berharap itu akan membuka jalan bagi komersialisasi bahan  tersebut. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Science.

Samsung melihat grafena sebagai "bahan yang sempurna" untuk perangkat generasi berikutnya, dan terobosan yang bisa memiliki implikasi besar untuk produksi komersial .

"Ini adalah salah satu terobosan paling signifikan dalam penelitian grafena  dalam sejarah," kata para peneliti dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Samsung. " Kami berharap penemuan ini bisa mempercepat komersialisasi grafena, yang bisa membuka jalan bagi era baru teknologi elektronik berbasis konsumen."

Dalam kemitraan dengan dengan Sungkyunkwan University, Samsung Advanced Institute of Technology telah mempelopori gafena dalam skala selapis wafer.

Sebelumnya, sudah dihasilkan satu lapisan graphene berdiameter 30 inchi. Namun dirasa kurang efektif.

Belum terungkap, apakah Samsung berencana untuk membuat terobosan proses sintesis massal, sebuah langkah yang cepat akan mempercepat adopsi graphene dalam penggunaan sehari-hari .

Namun, menurut Sheng, tidak akan lama lagi sebelum proses tersebut dilakukan secara luas. "Saya pikir, tak mungkin mereka (Samsung) akan menyembunyikannya dalam waktu lama, bahkan jika mereka menginginkannya... Akan ada banyak pabrik di seluruh dunia melakukan hal yang sama," kata dia. (Rizki Gunawan)

Sumber: http://news.liputan6.com/read/2035445/ajaib-isi-pensil-ini-jadi-lebih-mahal-dan-kuat-dari-berlian

Lelang Buah, Mangga Asal Jepang Ini Dihargai Rp 34 Juta

Sunday, April 20, 2014

http://asalasah.blogspot.com/
Asalasah ~ Sepasang mangga yang tumbuh di wilayah selatan Jepang, Kamis (10/4/2014), terjual dengan harga 3.000 dollar AS atau sekitar Rp 34 juta dalam sebuah lelang buah-buahan di Jepang.Demikian kantor berita Kyodo melaporkan.

Mangga "taiyo no tomago" atau kira-kira berarti "telur matahari" akan diterbangkan dari Miyazaki di bagian paling selatan Jepang ke sebuah pusat perbelanjaan di Fukuoka, tempat mangga itu akan dijual.

Tak semua mangga bisa mendapatkan status "taiyo no tomago". Untuk mendapatkan status bergengsi itu sebuah mangga harus memiliki berat sedikitnya 350 gram dan memiliki kadar gula yang tinggi. Demikian dijelaskan Federasi Ekonomi Pertanian Miyazaki.

Di Jepang, harga buah-buahan memang sangat mahal. Tidak aneh jika sebutir apel berharga hingga Rp 35.000 dan satu kotak berisi 20 buah ceri bisa dihargai hingga hampir Rp 1,5 juta.

Namun, semua harga buah ini terlihat murah jika melihat harga dua buah blewah yang dilelang pada 2008. Saat itu, kedua buah tersebut dihargai 25.000 dollar AS atau Rp 285 juta.

Sumber: http://internasional.kompas.com/read/2014/04/10/1919263/Sepasang.Mangga.Asal.Jepang.Ini.Dihargai.Rp.34.Juta.

Makin Ganas, Israel luncurkan satelit mata-mata baru

Sunday, April 20, 2014

Asalasah ~ Kementerian Pertahanan Israel hari ini mengatakan sebuah satelit mata-mata Israel suah memasuki orbit Bumi. Satelit itu berguna untuk memata-matai musuh-musuh Israel, termasuk Iran.

Satelit bernama Ofek 10 buatan Industri Luar Angkasa Israel itu diluncurkan kemarin. Pejabat kementerian menyatakan satelit itu punya kemampuan memindai target-target pengamatan tanpa menyusuri seluruh wilayah pemindaian, seperti dilansir sirat kabar the Times of Israel, Kamis (10/4).

Satelit itu kini sudah mulai mengirimkan data dan hasil pemotretan. Satelit itu diharapkan mulai beroperasi penuh dalam beberapa bulan. Ofek 10 punya kemampuan memberikan citra dengan resolusi tajam kapan saja saban hari, di kondisi apa pun, meski cuaca buruk.

"Satelit itu punya kemampuan luar biasa untuk memberikan hasil pemotretan yang akurat," kata pejabat dari Industri Luar Angkasa Ofer Doron. Satelit ini mampu mengelilingi Bumi dalam waktu 90 menit.

Menteri Pertahanan Moshe Ya'alon mengatakan Ofek 10 mampu memperkuat pengamanan terhadap segala ancaman dalam waktu dekat maupun jangka panjang, kapan saja, dalam cuaca apa saja.

"Kami terus memperkuat teknologi dibanding negara-negara tetangga," kata dia.

Sumber: http://www.merdeka.com/dunia/satelit-mata-mata-israel-sampai-di-orbit-bumi.html

Tarif "Cabe-cabean" di Jakarta Rp 30 Juta

Saturday, April 19, 2014

http://asalasah.blogspot.com/2014/04/tarif-cabe-cabean-di-jakarta-rp-30-juta.html
Asalasah ~ Remaja laki-laki berusia sekitar 16 tahun langsung bersemangat begitu melihat ada sebuah mobil berhenti, Jumat (28/3/2014) malam. "Mencari 'cabe-cabean', Om?" tanyanya kepada seorang pengendara mobil.

Waktu sudah menunjukkan hampir lewat tengah malam di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, tak jauh dari Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Remaja itu tak sendiri. Dia berlima dengan rekannya, masing-masing membawa sepeda motor.

Dari lima remaja itu, empat di antaranya mengaku masih duduk di kelas X SMK. Seorang lagi sudah putus sekolah sejak SMP. Mereka punya bisnis "cabe-cabean", tetapi baru dalam tahap merintis.

Salah satu remaja itu meminta dipanggil Chito (bukan nama sebenarnya). Di antara rekan-rekannya, baru dia yang punya stok "cabe-cabean". "Saya punya dua stok 'cabe' yang siap diantar apabila ada yang memesan jasanya," katanya terus terang.

Satu "cabe" masih gadis. Usianya baru 16 tahun dan masih duduk di kelas X SMA. Ia mengatakan bahwa orang yang dimaksud cantik, berkulit putih, dan berambut panjang. Namanya Sasya (bukan nama sebenarnya). "Ia dijamin masih gadis. Harganya Rp 20 juta," ujar remaja ini sebagaimana dilansir Warta Kota.

Kemudian, satu "cabe" lainnya jauh lebih murah karena bukan gadis lagi. Sama seperti Sasya, dia masih duduk di kelas X SMA. Namanya Dini (bukan nama sebenarnya). Sekali melayani tamu, tarifnya Rp 500.000. "Satu kali saja, Mas, dan tinggal mencari hotel saja," kata remaja itu.

Namun, Dini tak bisa melayani tamu di atas pukul 22.00 lantaran harus pulang ke rumah pada jam itu, kecuali pada akhir pekan. Sementara Sasya hanya bisa sampai pukul 17.00 karena orangtuanya mengharuskan Sasya harus sudah pulang.

Dini dan Sasya punya perbedaan. Dini tadinya "cabe" di arena balapan liar. Saat duduk di kelas II SMP, Dini sudah melepas kegadisannya senilai Rp 15 juta. Chito mengaku mengenal Dini dari arena balap liar.

Sementara Sasya, kata Chito, dikenalnya di sebuah pusat perbelanjaan. Setelah keduanya sering kontak dan jalan bareng, Sasya meminta Chito menjual kegadisannya.

Chito mengaku, menjual Dini lebih mudah ketimbang menjual Sasya. "Kalau Sasya harus bos-bos soalnya. Kalau Mas punya bos mau, kabari saja, atau tawarin saja sekalian, naikkan tarifnya. Nanti kelebihannya untuk Mas," kata Chito.

Di Jakarta, pasaran "cabe" gadis paling mahal Rp 30 juta. Transaksi ini pernah terjadi di kawasan Kemayoran. "Makanya, nanti Sasya mau saya coba tawarkan di Kemayoran. Bisa lebih tinggi di sana," kata Chito.

Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2014/04/01/0937139/Tarif.Cabe-cabean.di.Jakarta.Rp.30.Juta

Langganan Artikel

Ayo berlangganan artikel terbaru yang akan dikirimkan ke email anda, silahkan masukkan alamat email anda dibawah ini.

© 2013 Asalasah. All rights reserved.