Artikel Terbaru

China Bikin Alat Untuk Mencetak 10 rumah Dalam 1 Hari

Thursday, April 24, 2014

Asalasah ~ Di era teknologi yang sangat maju ini, ada inovasi yang beberapa kali sudah diujicobakan bahkan ada pula perangkatnya yang sudah dijual bebas. Inovasi tersebut adalah teknologi cetak 3D.

Apabila melihat hasil cetakan 3D dengan bentuk kecil atau yang portable mungkin sudah umum dan biasa. Bagaimana dengan menggunakan teknologi cetak 3D ini untuk membuat satu bangunan rumah? Tentunya terkesan tidak mungkin dan aneh.

Namun, seperti dikutip dari Slash Gear (14/04), sebelumnya, di bulan Januari, ada seorang profesor bernama Behrokh Khoshnevis yang berhasil membuat dan mengembangkan teknologi cetak 3D berukuran raksasa.

Dengan perangkat cetak tersebut, maka seseorang dapat mencetak sebuah rumah yang siap huni dalam waktu 24 jam saja. Akan tetapi, inovasi tersebut berhasil dikalahkan dengan perangkat buatan sebuah perusahaan China yang dapat mencetak 10 rumah hanya dalam waktu 24 jam.

Pembuatan 10 rumah cetak 3D yang dilakukan oleh Winsun Dekorasi Desain Engineering Company itu diharapkan mampu menjadi jawaban atas keterbatasan bahan, ruang dan uang dalam pembuatan satu rumah sekarang ini.

Proses cetaknya adalah dengan cara membuat beberapa bagian rumah dalam format 3 dimensi yang kemudian dapat dirakit sendiri. Printer cetak rumah 3D yang memiliki panjang 500 meter, tinggi 20 meter dan lebar 33 meter ini dapat menyiapkan sebuah rumah siap pakai dalam jangka waktu cepat dan setiap rumah cetakan itu dijual dengan harga USD 4.800 atau sekitar Rp 54,6 juta saja.

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/china-ciptakan-alat-cetak-yang-dapat-membuat-10-rumahhari.html

Hindari Bayar Uang Jalan Tol, Pengemudi Ini Lintasi Sungai Beku

Thursday, April 24, 2014

http://asalasah.blogspot.com/
Asalasah ~ Mereka menjadikan sungai yang membeku ini sebagai jalan alternatif menghindari jalan tol. Buktinya, satu unit mobil melaju dengan kecepatan sedang di Sungai Kuning.
Menurut Dailymail, Selasa (22/1/2014), rekaman mobil yang melintas di sungai beku jadi pembahasan hangat di internet. Dalam foto terlihat mobil sedan berwarna silver melintas di atas sungai yang membeku akibat cuaca ekstreem di negeri itu.
Diketahui, mobil itu butuh waktu 10 menit untuk melintas. Saksi mata di sekitar sungai merasa ngeri dengan aksi nekat yang dilakukan si pengendara.
Pasalnya, sungai yang terlapisi es itu mudah retak. Dikhawatirkan mobil tersebut akan tenggelam ke dalam air bersuhu beku.
Awalnya mobil itu ragu-ragu untuk melintas. Namun, beberapa saat si pengendara semakin percaya diri ketika sudah di tengah perjalanan. Sopir nekat menyeberangi sungai agar tidak perlu lewat tol yang memakan biaya 5-10 Yuan.
Jalan raya terdekat dari sungai itu adalah tol Jingsang yang melewati Kota Ordos yang kosong. Sungai Kuning sendiri panjangnya 5.464 km yang melintasi 9 provinsi dan dua daerah otonom, berujung di Laut Bohai di Provinsi Shandong.
Dinamai Sungai Kuning karena dalam sejarahnya memiliki lumpur yang mengandung mineral emas. Video ilustrasi kejadian ini juga telah diunggah di Youtube. Video berdurasi 1 menit 3 detik itu telah ditonton puluhan ribu kali.
“Aku pusing hanya dengan melihat fotonya,” tulis pengguna Youtube.
“Kalau itu dilakukan di Inggris nanti bakal ada ‘pajak mengemudi di sungai, apakah dia mabuk?”" timpal pengguna bernama Justin Lang.

Sumber: http://digali.blogspot.com/2014/04/ada-ada-saja-ganmobil-ini-melaju-diatas.html

Israel, Negara Yang Memenjarakan Jenazah Lebih 30 Tahun

Thursday, April 24, 2014

http://asalasah.blogspot.com/
Asalasah ~ Kepala Pusat Peneliti Urusan HAM, Rafat Hamdunah, mengatakan, Israel merupakan satu-satunya negara di dunia yang menahan jenazah lebih dari 30 tahun berturut-turut.

Hal tersebut terbukti dari penolakan keras Israel menyerahkan jenazah para syuhada di pemakaman Arqam sejak tahun 1978 lalu.

"Beberapa di antaranya jenazah syahidah Dalal Al-Maghribi dan puluhan jenazah lainnya yang dikuburkan penjajah Israel tanpa kehormatan sedikitpun yang bertentangan dengan HAM di pemakaman Arqam," kata dia.

Laman Infopalestina menyebutkan, Israel juga merupakan satu-satunya negara yang menolak menyerahkan jenazah kepada keluarga mereka dan tidak menghormati upacara keagamaan saat proses pemakaman.

Selain itu, Israel tidak membedakan dalam memperlakukan tawanan anak-anak, wanita, pasien sakit maupun orang tua yang ditawan.

"Semuanya diposisikan sebagai penjahat kriminal, bukan sebagai tawanan politik. Hal ini merupakan pelanggaran terhadap konvensi Jenewa tentang HAM,"

Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/534bee4dbfcb1754638b47bb/parah-di-israel-mayat-aja-jadi-tahanan/

Di China, Ada Mal Dengan Fasilitas Penitipan Pria

Thursday, April 24, 2014

http://asalasah.blogspot.com/Asalasah ~  Bukan menjadi rahasia umum lagi apabila seorang wanita sangat senang dengan belanja. Namun justru sebaliknya, para pria sangat enggan untuk menemani wanita pada saat berbelanja, karena itu hanya akan membuatnya berputar-putar mal tanpa tujuan yang pasti. Pada saat yang sama juga wanita seakan tidak bebas berbelanja bila ditemani pria

Dari masalah tersebut, sebuah mal di Cina menyediakan tempata dimana para wanita bisa menitipkan pria. Tempat tersebut dinamakan “laogong jicun chu” atau tempat penitipan pria. Di tempat tersebut para pria bisa duduk bersantai sambil menunggu pasangannya yang sedang berbelanja.
Ditempat itu pula pria bebas melakukan hal apapun tanpa diganggu oleh wanita. Disana juga terdapat tempat tidur lipat untuk pria yang ingin bersantai sampai pasangan dating menjemputnya.
Tempat penitipan pria ini mirip seperti sebuah lounge eksekutif dengan sofa dan juga fasilitas bar dan wifi gratis.
Hampir mal-mal yang ada di Cina memiliki tempat untuk menitipkan para pria. Ini tentu akan membuat aktifitas belanja berjalan lancer dan nyaman baik bagi wanita maupun bagi pria.
Banyak pria yang mengaku terbantu dengn adanya tempat seperti ini. Mereka tidak harus berputar-putar mal tanpa tujuan yang jelas dengan pasangan. Dengan adanya ini mereka dapat duduk dengan santai dan beristirahat sejenak dari aktifitas pria yang cukup banyak.
Namun, beberapa ada juga beberapa orang pria yang menganggap tempat tersebut sebenarnya tidak perlu, karena lebih baik memilih bersantai di rumah dari pada harus bersantai di tempat umum tersebut.

Sumber: http://digali.blogspot.com/2014/04/unik-ganmal-di-cina-memiliki-fasilitas.html

Pengalaman Kerja di Perusahaan Kecil Lebih Baik Ketimbang Google

Thursday, April 24, 2014

http://asalasah.blogspot.com/
Asalasah ~ Bekerja di perusahaan setenar Google, siapa yang tak mau. Anggapan umum, jika bergabung dengan Google atau perusahaan teknologi terkenal lain, maka masa depan kehidupan makin cerah. 

Namun berkebalikan, melansir Business Insinder, Selasa 15 April 2014, mantan karyawan Google justru menyarankan agar jangan menempatkan Google sebagai prioritas pertama. 

Mantan teknisi Google, Piaw Na, yang telah bekerja di perusahaan raksasa internet lebih dari 6 tahun, menganjurkan agar seseorang menempa diri di perusahaan start up dahulu sebelum menjajal pengalaman di perusahaan teknologi. 

Arahan Piaw Na itu berdasarkan pengalaman pribadinya. Menurutnya dengan bekerja di perusahaan start up, seseorang akan dilatih banyak hal yang tak ditemui pada perusahaan teknologi dunia. 

"Saat saya di perusahaan start up pertama, orang-orang di sana mengajarkan bagaimana bernegosiasi, menjalankan tim teknisi, merespons saaat manajemen rekayasa tak menghargai karya, serta belajar banyak bagaimana mengelola opsi saham perusahaan," tulis Piaw Na dalam sebuah situs. 

Ia menambahkan pada perusahaan start up kedua, juga tak kalah berharga baginya. Meski tak menyebutkan nama perusahaan yang dimaksud, di perusahaan kedua itu, ia diajari bagaimana merilis karya. Sebuah kunci keahlian yang akhirnya memikat Google mempekerjakan Piaw Na. 

Menurutnya, dengan bekal di perusahaan start up, bahkan saat sudah tak di Google ia mengaku tak khawatir. Dia leluasa bisa bergabung dengan perusahaan teknologi lain. 

"Jika Anda bergabung dengan start up, Anda tengah belajar segala hal tentang perusahaan dan perekayasaan. Jika Anda bergabung dengan perusahaan besar, Anda belajar banyak tentang domain yang sangat sedikit," saran Piaw Na. 

Pendapat senada juga disampaikan insinyur peranti lunak lain, yang tak disebutkan namanya. Insinyur ini mengaku tak menyimpan Google dalam daftar incaran karirnya. Ia yakin, tanpa di Google bukan berarti masa depan suram. 

"Jika Anda menolak tawaran dari Google, itu tak berarti Anda sudah tak memiliki kesempatan lagi. Google akan terus merekrut Anda," kata insinyur ini menasihati.

Sumber: http://us.teknologi.news.viva.co.id/news/read/496897-eks-insinyur--ada-tempat-bekerja-yang-lebih-baik-daripada-google

Restoran Unik, Cuma Punya 1 Meja dan 2 Kursi

Thursday, April 24, 2014

Asalasah ~  Apakah Anda ingin makan dengan pasangan di restoran tanpa terganggu oleh pengunjung lain? Maka hal itu yang ditawarkan sebuah restoran unik di Vacone, Italia. 


Dinamai Solo Per Due alias bermakna “hanya untuk berdua”, restoran ini diklaim sebagai yang paling kecil sedunia. Sesuai namanya, Solo Per Due memang hanya memiliki satu meja dengan dua kursi. Alhasil restoran ini hanya bisa melayani dua orang dalam sekali kunjungan.
Keunikan restoran ini menjadi serbuan turis mancanegara yang ingin merasakan suasana berbeda, terutama untuk para pasangan. Namun butuh usaha keras dan waktu untuk mendapatkan kesempatan makan di Solo Per Due ini meski tidak ada antrian. Pasalnya hanya ada 1.500 orang yang diberi kesempatan dan harus rela merogoh kocek USD 335 (Rp 3,5 juta) untuk sekali datang.
Pihak restoran mengaku ide membuat tempat makan unik seperti ini karena ingin membuat suasana makan yang intim. Pengunjung tidak akan terganggu dengan pihak lain dan mendapat perhatian penuh dari seluruh pelayan dan koki yang tidak didapat di tempat lain.
Restoran ini terletak di bangunan abad 19, dekat puing vila kuno tempat tinggal pujangga Latin terkenal bernama Horatio. Letaknya tersebut membuat desain Solo Per Due bernuansa romantis dengan perapian, lampu dan tempat lilin yang cantik. Menu yang disajikan juga dibuat khusus dari bahan-bahan alami dari sumber lokal yang diolah secara rumahan.

Sumber: sedunia

Langganan Artikel

Ayo berlangganan artikel terbaru yang akan dikirimkan ke email anda, silahkan masukkan alamat email anda dibawah ini.

© 2013 Asalasah. All rights reserved.