Apa Penyebab Sering Cemas Berlebihan?

Leave a Comment
Asalasah ~ TANYA : Halo dok, saya memiliki keluhan dan gejala yang awalnya saya tidak pahami. Seolah-olah perasaan seperti akan mati. Selalu saja saya berfikir seperti itu. Setelah mencari beberapa informasi di internet akhirnya saya mengetahui bahwa saya mengalami gangguan panik dan cemas tinggi. Namun setiap diperiksa dokter (sudah 4 dokter umum, 1 dokter ahli dalam, dan 3 terapis) saya didiagnosa penyakit asam lambung tinggi. Awalnya, saya mengalami serangan panik ini pada 2012 ketika itu tiba-tiba tubuh saya gemetar hebat dan timbul rasa ketakutan besar yang saya tidak mengetahui mengapa bisa begitu.

Hingga sekarang, setiap saya pergi keluar rumah sendiri selalu diteror oleh perasaan ketakutan besar akan terjadi lagi. Padahal, dulu sebelum terjadi serangan panik saya termasuk berani bepergian jauh sendiri. Sedangkan sekarang, begitu keluar rumah saja seperti pergi ke pasar misalnya, mental saya sudah kalah oleh perasaan ketakutan saya.

Mohon solusinya dok, mengapa saya bisa mengalami serangan panik dan perasaan cemas berlebihan? Sebenarnya bagaimana serangan panik itu bisa berada dalam perasaan saya? Apa yang salah pada perasaan saya?

(Firman, 23, Cipanas Cianjur)


JAWAB :
Mas Firman yang baik,

Gejala-gejala yang anda keluhkan memang sepertinya merupakan gejala gangguan cemas panik. Kondisi tersebut biasanya berlangsung tiba-tiba dan tidak dipicu oleh sesuatu hal khusus. 

Gangguan lambung memang sering kali menjadi keluhan selain juga organ jantung dan paru-paru yang sering juga menemani keluhan-keluhan tersebut. Jika serangan panik datang berulang pasien biasanya akan takut untuk berada di kondisi sendiri misalnya di luar rumah atau tempat yang ramai sendirian. 

Pasien biasanya ketakutan akan dirinya kembali mengalami serangan panik dan tidak ada yang membantunya. Secara klinis hal ini disebut sebagai Agorafobia. Beberapa tulisan tentang Gangguan Panik dan hubungannya dengan berbagai macam keluhan seperti Keluhan Jantung atau Lambung (termasuk di antaranya GERD) telah beberapa kali saya tuliskan di health.kompas.com atau di Kompasiana. 

Anda bisa mencari lebih tahu tentang hal ini. Apa yang terjadi pada pasien panik adalah ketidakseimbangan sistem saraf otonom di otaknya yang biasanya disebabkan oleh stres yang berkepanjangan dan tidak diadaptasi baik oleh tubuh. Jika mengganggu fungsi pribadi dan sosial anda, saya sarankan anda untuk berobat ke Psikiater. Semoga membantu.
Salam Sehat Jiwa.

Baca Juga:  
Ayo beri tau yang lain!!

0 komentar:

Post a Comment

Daftar Isi